Traveling atau jalan- jalan siapa yg tidak suka, tapi kalau muka jerawatan setelah jalan-jalan outdoor tersebut semua nya juga tidak mau. Karena nya kita bisa memberi beberapa tips untuk agan yg suka jalan dan traveling agar tidak berjerawat.Pastikan dulu wajah agan tidak berminyak, kalau bisa di usahakan untuk membawa tisu basah atau tisu yg bisa mengurangi minyak di wajah setiap berpergian. Karena kita tidak tau kapan wajah kita perlu untuk di bersihkan karenanya selalu stand by y gan.
Selalu siapkan masker, untuk beberapa tempat yg kita datangin mungkin daerah yg penuh dengan debu, untuk itu kita harus selalu siaga. Minum air yg cukup untuk kesehatan kulit air putih juga berguna. Jadi wajah agan akan tetap bersih dan fresh setiap hari nya.
Tapi untuk jalan- jalan juga butuh biaya gan, bagi agan agan yg ingin berpergian tapi tidak cukup modal bisa di coba link kita: www.kaskusQQ.com
Bermain Domino Online Di situs KaskusQQ dan Dapatkan FREE BET ! Kenapa harus KaskusQQ?? Karena ada banyak keuntungan dengan bergabung dan mendaftar sebagai member KaskusQQ, dan khusus untuk anda member baru yang baru saja mendaftar akan mendapatkan bonus tambahan dari KaskusQQ yaitu BONUS NEXT DEPO 5%,BONUS NEW MEMBER 20%,BONUS ROLLINGAN 0,5% “Jangan di tunggu lagi.!! segera daftarkan diri anda dan dapatkan bonus global jackpot hanya di situs judi online terbaik dan terpercaya KaskusQQ..!”
Ini terjadi 7 tahun yang lalu, waktu itu aku masih berumur 14 tahun. Dan sejak peristiwa itu, kemalangan demi kemalangan menimpaku, sungguh jelek nasibku. Kepada siapa aku berani mengadukan nasibku ini, kecuali kepada para pembaca di situs cerita online ini, mudah-mudahan ada yang mau menolongku, mengentaskan nasibku yang jelek
CERITA PORNO -Namaku Nadya, adalah anak bungsu dari 6 bersaudara, ayahku adalah pegawai rendah pemerintahan di kota Malang, keluargaku termasuk miskin, rumah setengah batu, kondisinya sudah tua, namun letaknya di tepi jalan propinsi. Di rumah, aku tinggal bersama seorang kakak laki-laki, Ayah dan Ibuku, sedang mbak-mbak dan mas-masku yang lain sudah berkeluarga. Masih ada lagi, mbak-mbak 2 orang yang membantu Ibuku, dan kadang-kadang ada seorang tukang antar beras dari desa yang menginap di rumahku kalau kemalaman.Untuk menutupi biaya hidup keluarga, Ibuku terpaksa membuka warung pecel di rumah, lumayan karena untuk keperluan sehari-hari keluarga dapat ditolong dari warung ini. Biarpun baru kelas 3 SMP, tubuhku termasuk bongsor, tinggiku sekitar 150 cm, beratku 38 kg, dan buah dadaku sudah mulai besar, sebesar mangga yang sekilonya berisi dua, kulitku kuning langsat, bersih dan wajahku terbilang cantik, badanku proporsional, kata teman-temanku.
Orangtuaku mendidik dengan ketat dalam suasana jawa dan keagamaan yang taat, dan tabu akan hal-hal yang berbau erotis atau porno, lebih-lebih sampai melakukan hal itu sebelum menikah. Terlebih lagi di usiaku yang masih sangat muda, aku tidak pernah berani mau macam-macam dengan laki-laki yang mencoba menaksirku. Selain itu, aku kasihan dengan orang tuaku, apabila ada kejadian yang menyusahkan beliau berdua.Kehidupanku berjalan biasa-biasa saja, sampai kejadian itu terjadi. Waktu itu, di tengah malam tiba-tiba aku terbangundari tidur, aku merasa nafasku sesak, dan mataku gelap, kaki dan tanganku sakit, serta perut dan dadaku tertekan benda yang berat. Aku menjadi panik dan mencoba bersuara tetapi tidak bisa, rupanya mulutku tertutup oleh sesuatu benda, dan juga mataku, sedang benda yang menindihku itu ternyata orang. Tangan dan kaki yang sakit ini, rupanya disebabkan karena telah diikat dengan kuat, sehingga terasa sakit dan tidak dapat bergerak. Setelah sadar betul dari tidurku ini, aku menyadari ada suatu peristiwa yang menakutkan akan terjadi.Tanganku diikat di sisi atas tempat tidur, sedangkan kakiku diikat di sisi bawah sehingga kakiku menganga. Aku telentang di tempat tidur dalam posisi seperti huruf “X”. Aku merasa bahwa sebagian pakaianku sudah tidak melekat dengan benar di badanku, BH-ku tersingkap, dan celana dalamku rupanya sudah tidak ada. Ada tangan yang dengan kasar sedang meraba-raba kemaluan dan buah dadaku, terutama pada kedua puting susuku yang terasa digigit-gigit, ngilu-ngilu sakit. Dan terdengar suara napas ngos-ngosan, sambil menggigit dan menjilat-jilat sekujur badanku, buah dadaku, leherku, telingaku, dan terus turun kebawah. Aku mulai menangis, karena merasa tidak berdaya, tapi tidak bisa, berteriak pun tidak bisa, saking ngerinya, aku kemudian tidak sadarkan diri.Tidak berselang lama kemudian, aku tersadar kembali, aku merasa posisi badanku belum berubah, masih saja telentang dengan kedua tangan dan kaki terikat pada sudut-sudut tempat tidur. Hanya saja sekarang semua baju yang melekat pada tubuhku telah terlepas, sehingga aku telentang dengan keadaan telanjang bulat. Aku sedih sekali, karena benar-benar tidak berdaya untuk mempertahankan kehormatanku, sebentar lagi hidupku akan hancur, setelah bajingan yang tidak kukenal dan tidak dapat kulihat itu selesai memerkosaku. Aku benar-benar sedih menyadari bahwa bagian terpenting dari hidupku sebentar lagi akan direnggut paksa oleh orang yang tak kukenal.Rupanya, pada saat semua keluargaku sudah tertidur, ada orang yang masuk ke dalam rumah dan kemudian masuk ke kamarku yang kebetulan kuncinya hanya dari slot kayu yang dipakukan ke kusen pintu, sehingga cukup disentak sekali saja bisa lepas. Rupanya orang tersebut sudah cukup mengetahui situasi rumahku. Tangan dan kakiku masih terikat, dan mulut serta mataku pun masih tertutup, menurut perkiraanku pada saat itu kira-kira pukul 12-1 malam, aku ketahui daribunyi jangkrik yang sayup-sayup kedengaran.
Tiba-tiba aku merasa, badanku ada yang mengelus-elus dan menggerayangi, kedua buah dadaku terasa diremas-remas dan pada bagian putingku dipelintir-pelintir. Bagian perutku terasa dicium dan dijilat-jilat, terus menurun kebawah dan kemudian giliran kedua paha saya yang kemudian dicium-cium dan dijilat-jilat, terus kepangkal pahaku, akhirnya kemaluanku yang menjadi sasaran permainan mulut dan lidah orang tersebut. Terasa lidahnya menyapu kedua bibir kemaluanku dan sekali-sekali terasa lidahnya mencoba membelah bibir kemaluanku untuk menerobos kedalam lubang vaginaku. Pada saat berikutnya terasa klitorisku menjadi sasaran lidahnya. Aku tidak dapat berkutik, ingin kututup pahaku, tetapi kedua kakiku dipegangi dan diikat dengan kuat.Mula-mula terasa pedih, linu dan nyeri luar biasa. Lidah orang itu, menyapu bibir kemaluanku dan mencoba menerobos ke dalam liang vaginaku, sambil menggigit dan menjilati clitorisku, dan kadang-kadang lidahnya terjulur ke dalam liang vaginaku. Gigitan-gigitan kecilnya mula-mula membuatku merasa sakit, tapi lama-kelamaan muncul rasa lain yang belum pernah kurasakan seumur hidupku, geli, linu, sedikit perih tapi nikmat sehingga membuat seluruh badanku terasa panas dingin. Lama-kelamaan tanpa terasa aku menggoyang-goyangkan pantatku karena menahan rasa geli luar biasa yang ditimbulkan dari permainan mulut dan lidahnya pada bagian-bagian sensitifku itu. Dan dihisap-hisapnya pula, sehingga aku semakin bertambah tak dapat menahan rasa gelinya, dan tangan orang itu pun tidak tinggal diam, dipuntir-puntirnya puting buah dadaku, serta diremas-remasnya, sehingga menambah rasa geli sekaligus nikmat.Aku sudah melupakan rasa takut dan sedih, berganti dengan rasa sangat nikmat, nikmat sekali, sulit kuutarakan rasa nikmatnya. Rupanya inilah, yang disebut dengan surga dunia. Saking tidak tahannya, aku ingin menjerit tapi tidak dapat mengeluarkan suara, hanya desahan dari hidungku, tiba-tiba aku merasakan suatu kenikmatan luar biasa yang tidak dapat kulukiskan dan aku tiba-tiba merasa hendak pipis, “…crut…, crut…, crut…, nyut…, nyut…, nyut…”, dan bagian dalam kemaluanku terasa berdenyut-denyut. Badanku menjadi kejang dan bergetar dengan hebat sampai tak terasa badanku tersentak-sentak dan terangkat-angkat di atas tempat tidur. Rupanya aku telah mencapai yang disebut orgasme. Dan pipisku itu rupanya cairan yang menyemprot dari dalam vaginaku saat orgasme. Setelah saat kenikmatan yang melandaku usai, seluruh badanku terasa lemas tak bertenaga.Kemudian terasa orang itu mulai menindihku, mulutnya terasa menghisap-hisap leherku, mulutnya berbau aneh, rupanya itu adalah bau cairan yang keluar dari milikku. Tangannya meraba-raba dan meremas-remas seluruh tubuhku, terutama pada kedua bongkahan pantatku, kadang dengan halus tapi seringkali kasar, dan tiba-tiba pada pangkal pahaku, tempat dimana tadi dijilat-jilat dan di sedot-sedotnya, terasa ada benda tumpul, keras lagi besar menggesek-gesek di antara kedua pahaku yang sudah terkangkang itu. Secara otomatis aku mencoba merapatkan kedua kakiku, akan tetapi tidak bisa karena tertahan oleh ikatan pada sudut-sudut tempat tidur. Benda tumpul itu terasa mengoles-oles bibir kemaluanku dan sekali-sekali ditekan pada klitorisku. Terasa sangat geli dan ada perasaan nikmat yang menjalar ke seluruh tubuhku.Tak terasa kemaluanku menjadi sangat basah dan ini rupanya disadari juga oleh orang tersebut, bahwa aku sudah sangat siap untuk permainan selanjutnya. Secara perlahan-lahan terasa benda tersebut menguak kedua bibir kemaluanku yang masih sangat rapat dan terasa benda tersebut memaksa masuk kedalam lubang vaginaku. Rupanya itu adalah penis orang itu, perasaan sakit pada kemaluanku mulai terasa, pedih, terasa penis orang tersebut yang rupanya sangat besar sulit menembus kemaluanku yang masih perawan, aku mencoba menjerit, tapi hanya terdengar lenguhan dan dengusan dari hidungku saja, karena mulutku dibekap.
Aku mencoba berontak, tapi tidak bisa, karena kedua tangan dan kakiku terikat, benar-benar aku merasa tidak berdaya. Dan akhirnya, aku merasa kemaluanku seakan-akan terbelah dan ulu hatiku seakan-akan disodok oleh benda tumpul, ketika orang tersebut dengan ganas dan kasar secara brutal menekan masuk dengan paksa seluruh penisnya kedalam lubang kemaluanku. Terasa besar dan panjang, memadati serta mengisi setiap sudut ruang kemaluanku, sakit dan ingin pingsan rasanya bercampur aduk dalam diriku. Penis yang besar itu terasa memadati dan terbenam, diam sejenak dalam kemaluanku. Tidak lama kemudian terasa orang itu mulai menaikturunkan pantatnya, sehingga penisnya naik turun, masuk keluar, pada kemaluanku.Mula-mula setiap penisnya bergerak masuk atau keluar dari kemaluanku, terasa sakit dan nyeri, akan tetapi lama kelamaan, rasa perih hilang dan berganti dengan rasa nikmat, perasaan nikmat yang sukar kulukiskan, semakin lama perasaan nikmat itu mulai menjalar ke seluruh tubuhku, sehingga aku merasa seakan melayang-layang. Badanku dengan tidak sadar mulai meresponsnya dengan ikut bergoyang-goyang, dan tiba-tiba badanku bergetar lagi dengan hebat dan bagian dalam kemaluanku kembali berdenyut-denyut dengan hebat, aku mengalami orgasme lagi dan bahkan lebih hebat daripada sebelumnya. Dan rupanya, orang itu masih tetap kuat dan naik turun, terus-menerus, beberapa saat kemudian, aku mengalami orgasme lagi, lagi dan lagi, dan dia masih naik turun terus dengan stabil tanpa ada tanda-tanda akan berhenti, aku keluar terus menerus lagi dan lagi. Sampai seluruh badanku terasa lemas tidak bertenaga.CERITA MESUM – Aku sekarang benar-benar terkapar tidak berdaya, dengan kedua kaki yang terpentang diperkosa oleh orang tersebut sesuka hatinya. Dan orang itu, suatu saat mempercepat gerakannya, dan tiba-tiba dia merangkulku kuat-kuat, serta menciumi serta menghisap leherku kuat-kuat, dan terasa penisnya berdenyut-denyut, kemudian terasa cairan hangat kental menyembur dengan derasnya membasahi rongga-rongga lubang kewanitaanku. Dan karena tekanan badannya yang kuat serta denyutan-denyutan yang kurasakan dari penisnya, sehingga membuatku kemblai mengalami orgasme yang ke sekian kalinya secara bersamaan dengan orang tersebut. Badanku bergetar dan akupun merasakan denyutan-denyutan juga, nikmat sekali. Badan orang tersebut terkulai menelungkup di atas badan saya dengan penisnya yang masih terbenam di dalam liang kewanitaanku.
Setelah beristirahat sebentar terasa penis orang tersebut yang masih terbenam dalam kemaluanku mengeras kembali. Dan malam itu rupanya permainan belum usai, dengan semangat menggebu-gebu orang itu mengulangi lagi permainannya, demikian diulanginya sampai tiga kali lagi pada malam itu. Aku sungguh merasa lelah dan lemas sekali, seluruh tulang-tulangku seakan-akan terasa dilolosi, tapi di sisi lain aku merasakan kenikmatan yang teramat sangat luar biasa.Sungguh ini suatu pengalaman pertama yang sulit kulupakan dan bahkan sampai kini pun aku tidak tahu, siapa pelaku sebenarnya. Barang-barang di rumahku tidak ada yang hilang satupun, jadi tentu saja dia bukan pencuri. Baru pada saat menjelang pagi, orang itu keluar dari kamar, dimana sebelumnya satu tali di tanganku dilepaskan simpulnya. Dan setelah orang itu pergi, aku buka talinya, tangan satunya aku lepaskan, rupanya mata dan mulutku diplester, pakai plester putih. Dan kakiku pun sudah kulepaskan. Kulihat, ada bekas-bekas warna merah di sepreiku yang putih warnanya dan badanku pun juga terlihat merah-merah, bekas gigitan dan sedotannya. Celana dalamku, teronggok sobek di lantai, demikian juga baju dan BH-ku.Aku merasa sedih sekali mengingat aku telah kehilangan milikku yang paling berharga, tapi di lain pihak ada perasaan puas yang melanda diriku dikarenakan perasaan nikmat yang baru saja kuperoleh. Aku tidak berani menceritakan hal itu ke orang tuaku ataupun kepada saudaraku karena malu dan takut. Aku hanya memendam kejadian ini seorang diri saja. Kejadian ini, masih terulang lagi berkali-kali, sampai aku tamat dari SMA dan herannya aku tidak hamil, entah diapakan oleh orang ini.
Aku sudah tidak lagi merasa takut apabila kamarku dimasuki kembali oleh orang tersebut, bahkan aku ada semacam perasaan rindu dan kehilangan jika orang tersebut baru datang agak lama. Aku hanya dapat menduga bahwa perbuatan tersebut dilakukan oleh tukang antar beras dari desa yang memang sering bermalam di rumahku, tapi setiap aku bertemu dengannya, dia bersikap biasa saja, seolah tidak ada pernah ada kejadian apapun. Aku sebenarnya ingin meminta pertanggungjawabannya, tetapi malu, jangan-jangan bukan dia, karena sebenarnya aku tidak memiliki bukti apapun.CERITA PORNO – Setelah tamat SMA, aku dilamar oleh seorang pemuda, dia bersedia menikahiku karena menurutnya dia sangat mencintaiku dan di matanya, aku adalah anak gadis yang lugu, sopan, alim dan tidak pernah macam-macam. Namun apa yang sebenarnya telah terjadi, sungguh membuatku sedih. Pemuda ini, pada malam pertama kami, mendapatiku sudah tidak perawan lagi, dan dia menuduhku sudah berpengalaman. Aku menyadari tuduhannya betul, jadi aku diam saja dan tidak menjawab.Dia bertambah marah, sehingga sering dia pulang larut malam dalam keadaan mabuk. Dalam keadaan setengah sadar itu, dia bahkan sudah mulai berani memukulku. Aku sadar, memang pada awalnya akulah yang bersalah, mengapa dulu aku tidak berterus terang saja pada pemuda yang sekarang telah menjadi suamiku ini. Lama-kelamaan aku tidak tahan lagi karena aku sering disakitinya, sehingga aku pulang ke orangtuaku dan menceritakan tentang tabiat suamiku ini serta latar belakang perlakuannya padaku. Ibuku menyesali nasibku yang jelek, dan menyarankan untuk mencari jalan tengah yang terbaik. Tapi aku sudah telanjur takut terhadap suamiku karena dia sudah sangat sering menyakitiku. Dan akhirnya dengan terpaksa aku menggugatnya cerai.
Selain olahraga yang bagus, berenang juga punya manfaat besar dalam
kehidupan. Misalnya kamu bisa semakin menikmati liburan di danau dan
pantai, kan gak asik mati gaya di tepian. Selain itu berenang merupakan
cara survival jika terjadi insiden tak diinginkan seperti banjir atau
jatuh ke laut/sungai/danau.
Tapi harus diakui, masih banyak banget
orang yang gak bisa berenang. Alasannya mulai dari takut tenggelam
sampai gak percaya dirinya bisa mengapung. Tenang aja, gak ada kata
terlambat. Semua orang sebenarnya bisa berenang, mau gemuk atau pun
kurus. Yuk IDN Times bagi tips belajar renang bagi pemula.
1. Mulai dari kolam dangkal perlahan-lahan ke kolam dalam, biasakan dan buat dirimu nyaman di dalam air.
Pertama
kali belajar renang kamu tak perlu langsung ke kolam yang dalam. Tak
usah gengsi, semua juga akan mengerti; masuklah ke kolam dangkal dan
biasakan dirimu dengan air di sekitarmu. Berjalan-jalan, duduk dalam
air, rendam dirimu, gunakan kesempatan ini untuk membiasakan diri dengan
air dan memahami seberapa mudahnya kamu mengapung.
Perlahan
tapi pasti berusahalah untuk menuju kolam yang lebih dalam dengan
permukaan air setinggi ketiak atau bahu. Banyak pemula yang secara alami
takut terhadap air. Jangan putus asa dan jangan malu, wajar kok kalau
kamu butuh lebih dari beberapa kali percobaan sampai dapat membiasakan
dirimu memasuki bagian kolam yang lebih dalam.
2. Atasi ketakutanmu terhadap air dengan latihan bernapas ketika berada di air.
Masuklah ke kolam yang dangkal kemudian berpegangan pada tepian
kolam. Tarik napas dalam, letakkan wajahmu ke permukaan air dan
hembuskan napas sampai menghasilkan gelembung di air. Berdirilah kembali
seperti semula dan bernapaslah secara normal. Lakukan latihan ini
sampai kamu merasa nyaman dan gak panik lagi ketika wajahmu berada dalam
air.
Setelah itu pindahlah ke kolam yang lebih dalam. Tanpa
berpegangan pada pinggiran kolam, tarik napas lalu masukkan wajahmu ke
air dan hembuskan napas hingga bergelembung. Kembalilah berdiri dan
bernapaslah dengan normal. Ulangi sampai kamu merasa nyaman dan gak
takut lagi.
3. Belajar mengapung tidak sesulit yang kamu bayangkan kok.
Berpenganganlah
pada tepian kolam. Tarik napas dalam dan angkat kakimu naik sembari
badanmu bersandar ke belakang. Berusahalah untuk mengapung, jangan
tegang dan biarkan badanmu rileks, nanti tubuhmu akan mengapung dengan
sendirinya. Langkah ini memang butuh banyak percobaan. Berlatihlah terus
sampai kamu bisa mengapung selama 15 sampai 30 detik. Perlahan tapi
pasti berlatihlah tanpa berpegangan pada tepian kolam.
Jika kamu sudah bisa mengapung dalam kondisi terlentang, balik badanmu. Berpeganganlah pada tepian kolam, tarik napas dalam dan masukkan kepala di air selagi kakimu menendang-nendang air. Berusahalah untuk mengapung, jangan panik dan jangan tegang. Yakinlah tubuhmu lebih ringan dari masa jenis air. Berlatihlah terus sampai badanmu dapat mengapung selama 10 hingga 15 detik. Setelah itu berlatihlah tanpa berpegangan pada tepi kolam.
4. Dengan bantuan alat pelampung ayo berusaha berenang sejauh satu lintasan!
Siapkan alat pelampung dan berusahalah untuk berenang sejauh satu kali lintasan. Kickboard (papan pelampung) atau styrofoam noodle
(pelampung sponge panjang) paling cocok digunakan. Jangan pakai
pelampung lengan atau ban di pinggang karena alat pelampung seperti ini
lebih cendengrung mengganggu daripada membantu.
Posisikan papan
pelampung di depanmu dengan lengan yang tegak lurus. Dorong badanmu
menjauh dari dinding kolam dengan menjejakkan kaki. Posisikan kakimu
lurus ke belakang, kemudian gerakkan dalam tendangan lembut berselang
seling di dalam air (seperti menggunting/scissoring kick). Putar kepala ke samping untuk bernapas. Selesaikan satu lintasan, istirahatlah secukupnya sebelum kembali berlatih.
5. Biasakan dirimu untuk berenang sepanjang satu lintasan, kali ini gunakan tanganmu untuk mendayung maju.
Yuk
berenang satu lintasan lagi, kali ini gunakan juga kedua lenganmu.
Caranya sama dengan langkah sebelumnya, namun kali ini lepas salah satu
tanganmu papan pelampung.
Gerakkan lenganmu dalam pose mendayung
ke air, kemudian angkat dari dalam air dan kembalikan ke posisi semula.
Ganti tangan satunya dan ulangi langkah tersebut. Putar kepalamu ke
samping ketika kamu harus menarik napas. Istirahatlah dan ulangi sesuai
dengan kemampuanmu.
6. Perlahan tapi pasti kamu akan bisa. Berusahalah untuk berenang tanpa memegang pelampung jika sudah mulai merasa nyaman.
Cobalah
untuk berenang tanpa alat pelampung, namun tetap siapkan di dekatmu.
Dorong papan pelampung di depanmu tapi jangan dipegang. Kemudian
mulailah gunakan tanganmu dalam gerakan mendayung gaya bebas, tendang
kakimu dengan gerakan menendang lembut berselang-seling (scissoring), luruskan tanganmu ke depan dan bernapaslah sembari memutar kepala ke samping.
Ketika
kamu menyentuh papan pelampung, kamu bisa memakainya sebagai penyokong
tubuh saat beristirahat atau mendorongnya maju lagi dan terus berenang
sampai beberapa dayungan tangan. Beristirahat dan kembali lah berlatih
sesuai kemampuanmu.
7. Jangan lupa sebelum mulai berlatih, siapkan semua perlengkapan yang diperlukan!
Belilah
peralatan renang yang tepat. Kacamata renang melindungi mata dari zat
kimia di kolam, kotoran dan rambut sehingga kamu dapat melihat arahmu
saat berenang. Kacamata renang harus pas dan nyaman dipakai di mata, tak
boleh terlalu ketat. Cobalah terlebih dahulu sebelum membeli.
Topi
renang, melindungi dan menjaga rambutmu agar tak terlalu basah. Alat
ini juga mencegah rambut menutupi wajah dan mulutmu saat berenang.
Hindari kolam renang rekreasi untuk belajar berenang. Carilah kolam
renang untuk olahraga yang diawasi oleh penjaga kolam. Kamu juga perlu
ditemani orang lain yang akan memperhatikanmu saat berada dalam air.
Jika kolam renangmu tidak memiliki penjaga, ajak temanmu ya. Jangan
pernah belajar renang seorang diri ya.